ππParenting with Elly Risman and family ππ
“Abisin makanannya, nanti mama kasih es krim deh”
“Kalau kamu bisa rangking 1, papa beliin sepeda yang kamu minta itu”
“Ayo.. mandi dulu.. nanti kita main ke playground depan”
“Setelah kamu hafal dulu juz 30, ayah janji kasih tab nya”
Nyogok.
Hal yang terlalu sering kita lakukan… tanpa sadar. Kita terus menerus meletakkan wortel di depan kelinci.. agar kelinci terus melompat. Apa yang terjadi ketika wortel tidak lagi ada?
Akhirnya.. anak makan, karena eskrim, bukan karena merasa lapar, atau untuk menjaga kesehatan tubuh. Anak belajar, bukan untuk pintar dan memahami materi.. tapi untuk bisa sepedaan dengan tetangga sebelah yang baru pindah itu
Anak mandi bukan agar segar, bersih dan wangi, tapi murni karena dia mau main keluar rumah.
Setelah tab di tangan.. hafalan juz 30 nya? Nguap semua. Ayo di muraja’ah lagi hafalannya. Kalau aku muraja’ah, dpt apa?
Iming-iming akan terus bertambah. Kalau tidak dalam jumlah, dalam harga. Anak 3 tahun masih bisa di sogok sama eskrim dan permen untuk ngabisin makanannya.. ketika tanggung jawab sudah semakin berat, bayarannya juga semakin besar. Secara gak mungkin kan kalimatnya: ayo, kalau kamu menang lomba pidato itu, Abi kasih eskrim? Yang ada anaknya sinis tertawa.
Saling memberi hadiah ada hadist nya.. saya tau. Dan saya super duper setuju memberi reward atas usaha, kerja keras dan prestasi yang sudah anak lakukan. Saya Cuma menyarankan untuk tidak dijanjikan di depan. Karena tidak tahukah anda bahwa ada pula hadistnya tentang dilarangnya penyuapan?
Anak harus tau bahwa ada eskrim ataupun tidak..dia tetap harus makan.
Sepeda di belikan atau tidak, sekolah itu perlu, dan kalau dia muslim, menuntut ilmu menjadi sebuah kewajiban
Main ke luar atau tidak, kudu mandi eniwei, karena kalau gak gatel. Bau dan keringetan.
Dan jadi penghafal qur’an itu mulia, berpahala, tab jadi atau tidak di belikan
Kalau di janjikan di dpn, bayangkan saja kalau ternyata habis mandi.. hujan lebat. Jadi tidak bisa main ke playground di luar. Betapa kecewa?
Bayangkan binar matanya kalau dia rangking satu, terus tiba2 besoknya ayah pulang membawa sepeda? Atau setelah makan, tiba2 dapet eskrim sebagai pencuci mulutnya?
Yang paling sering kita dengar dlm 1,5bln ke dpn adalah: kalau kamu puasanya sebulan penuh.. mama/papa akan kasih…(isi sendiri)
Walaupun saya gak pernah kasih apa-apa untuk anak saya jika dia puasa sebulan penuh, saya mempersilahkan para orangtua memberikan hadiah atas usaha anak-anak itu. tapi please jgn di janjikan di awal. Kasih uang, hape, atau trip keliling dunia, sesuaikan saja dengan keadaan kantong masing2 keluarga, tapi kalau di sogok dari awal, puasanya murni untuk itu saja. Tanpa di sogok di depan saja, kalau 1x ramadhan di kasih hadiah, biasanya tahun depan nya ngarepin lg, dan gak mau dlm jumlah yang sama dengan tahun sebelumnya. Lalu apa yang terjadi? Ini mjd ‘wabah lebaran’, dimana si tante itu ngasihnya nggak sebanyak om ini. Karena biasa dapet yang merah, yang biru nggak mau lagi. Boro2 yang ungu.. idih.. cuih2.
Itukah kesan yang anda inginkan bagi anak anda ketika hari raya tiba? Boro2 maaf2an dan kembali fitri, anak akan silaturrahmi murni karena di akhir hari bergelimang rupiah.
Saya tekankan lagi, karena biasanya bakal banyak yang salah paham. Saya tidak anti dengan memberi hadiah, saya hanya tidak mau anak-anak melakukan sesuatu dengan niat yang salah. Apa saja, tidak hanya puasa.
Kalau anak saya tidak mau makan? Ya sudah. Berarti dia sedang tidak lapar. Atau porsinya saat itu terlalu besar. Bisa dihabiskan lain waktu. Atau jadi pelajaran agar tidak mengambil porsi sebesar itu. sedikit2 dulu. Kalau makanannya habis dan mau saya kasih eskrim or permen setelah itu.. suka-suka saya. Toh kalau saya tiba2 berubah pikiran, tidak terjanjikan sebelumnya. Karena tidak berharap, anak pun tidak kecewa.
Kalau saya mau anak menghafal sebuah surat, saya harus hafal surat itu terlebih dahulu. Atau minimal berlomba2 siapa yang bisa hafal duluan. Kalau dia menang (secara otak saya Pentium 2, dia Pentium 9) gak masalah kalau saya mau memberinya roller blade yang sudah lama dia idam2kan.
Umumnya, saya berikan pilihan sebagai prasyarat. Misalnya saya harus menjemput abangnya sekolah dan saya mau si tengah tidur siang. Saya kasih pilihan: kalau mau ikut jemput abang, kamu harus tidur siang dulu. Kalau tidak mau tidur siang..tidak apa. Tidak ada yang memaksa. Cuma jadi tidak bisa ikut jemput abang. Kamu bisa stay di rumah sama mbak. Jadi dia akan memilih untuk tidur apa tidak. Seberapa besar keinginannya untuk tidur atau tidak. Dia bisa menimbang2 kengantukan dirinya. Sebanding tidak dengan trip menjemput abangnya? Jadi ada hari2 yang dia memutuskan untuk tidur siang, dan ada hari2 yang dia tidak mau. Kalau tidak mau, tidak apa. Tidak ada hukuman. Orang gak ngantuk kok di paksa tidur. Nggak masuk akal. Anda mau di paksa?
Kecilnya eskrim, permen dan sepeda. Besarnya? “Kalau bapak menangkan saya tender ini, bapak mendapatkan 20M.” Familiar?
Pantas sajalah korupsi merajalela di negeri ini. Mungkin mereka dulu waktu kecil selalu diiming2i. di janjikan hadiah sebelum pekerjaannya dilakukan. Di sogok dulu, baru proyeknya jalan.
Kalau dulu begitu kita dibesarkan, maklumi sajalah. Jaman orangtua kita mjd orangtua, ilmu parenting belum sebegininya. Tapi masa kita mau mengulang kesalahan lama, yang bisa merusak mental anak-anak kita juga?
Mengasuh itu nggak bisa Cuma diliat pada kejadian saat itu saja. Harus dipertimbangkan efek jangka panjangnya. Cara yang salah akan membentuk masa depan bukan hanya anak, tapi cucu kita juga. Karena besar kemungkinan mereka akan membesarkan anak2nya dengan cara kita mengasuhnya.
Harapan dari artikel ini sebetulnya sederhana, 20th ke depan, tidak perlu ada lagi KPK di Indonesia :)
- Sarra Risman
Sabtu, 21 Mei 2016
Kamis, 19 Mei 2016
Mengapa pada saat ada petir kilatnya muncul lebih dahulu daripada bunyi gunturnya ?
Mengapa pada saat ada petir kilatnya muncul lebih dahulu daripada bunyi gunturnya ?
Well.. pertanyaan ini muncul saat ibu saya ngajar les anak SMP.
Anak ini duduk dikelas 2 SMP. Saat les tiba -tiba turun hujan , mereka melihat ke jendela kemudian beberapa saat setelah hujan lebat petir mulai bersautan. Lalu muncullah pertanyaan :
Bu.. Kenapa sih pas ada petir itu kilatnya dulu muncul baru bunyinya belakangan ?
Kilat dan cahaya petir sebenarnya muncul bersamaan, namun kita selalu melihat petirnya dagulubaru bnyi gunturnya.
petir adalaha salah satu bentuk cahaya. Dalam ruang hampa cahaya memliki kecepatan lebih dari 1000 kali lipat lebih cepat dari petir. Karena itulah ketika petir terjadi kita lebih dahulu melihat cahayanya baru kemudian bunyinya.
Semoga bermanfaat....
Mengapa awan mengikuti kita ?
Mengapa awan mengikuti kita ?
Ini adalah sedikit penjelasan untuk menjawab pertanyaan diaatas.Ini adalah pertanyaan murid saya di grade one pada saat morning season di sekolah. Pertanyaan ini adalah pengalamannya ketika berjalan menuju mobil jemputannya di parkiran lusa saat pulang sekolah.
Ini mungkin bisa menjadi salah satu jawabannya. Awan adalah titik- titik air yang terdapat di atmosfer dan dapat dilihat oleh mata. Awan berada jauh diatas kita dan dapat bergerak karena terbawa hembusan angin.
ukuran awan yang sebenarnya jauh lebih besa daripada yang kita lihat, awan terlihat lebih kecil karena jaraknya yang sangat jauh. ketika kita berjalan, jarak tempuh kita biasanya jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran awan, sehingga awan sebenarnya masih berada diatas kita dan terlihat seolah -olah mengikuti kita.
Semoga bermanfaat ....
Rabu, 18 Mei 2016
7 Rahasia Mendidik anak
7 Rahasia Mendidik Anak.
1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.
2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.
3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.
6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.
7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga bermanfaat π
1. Jika melihat anakmu menangis, jangan buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjuk burung atau awan di atas langit agar ia melihatnya, ia akan terdiam. Karena psikologis manusia saat menangis, adalah menunduk.
2. Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: “Ayo, sudah mainnya, stop sekarang!”. Tapi katakan kepada mereka: “Mainnya 5 menit lagi yaaa”. Kemudian ingatkan kembali: “Dua menit lagi yaaa”. Kemudian barulah katakan: “Ayo, waktu main sudah habis”. Mereka akan berhenti bermain.
3. Jika engkau berada di hadapan sekumpulan anak-anak dalam sebuah tempat, yang mereka berisik dan gaduh, dan engkau ingin memperingatkan mereka, maka katakanlah: “Ayoo.. Siapa yang mau mendengar cerita saya, angkat tangannya..”. Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
4. Katakan kepada anak-anak menjelang tidur: “Ayo tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh”, maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: “Ayo tidur, besok kan sekolah”, akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
5. Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kepolosan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, becandalah bersama mereka. Jadilah anak kecil saat bersama mereka, ajarkan mereka dengan cara yang menyenangkan sambil bermain.
6. Tinggalkan HP sesaat kalau bisa, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon, katakan: “Maaf saaay, saat ini aku sedang sibuk mendampingi anak-anak”. Semua ini tidak menyebabkan jatuhnya wibawamu, atau hilangnya kepribadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana cara menyeimbangkan segala sesuatu dan menguasai pendidikan anak.
7. Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah, agar anak-anak kita menjadi perhiasan yang menyenangkan, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga bermanfaat π
Apply pramugari reguler GI
Holaaa...
it's my first time buat apply di GI, awalnya cuma coba-coba aja karna gue juga waktu itu baru slesei kuliah...
cuma masi rada bingung aja tujuan selesei kuliah kemana. waktu itu gue sering banget buka medsos karna udah gda lagi kegiatan kuliah. gue mulai buka situs loker gitu, hampir tiap hari kalo gda kegiatan gue nyempetin buka deh situs loker. beberapa gue apply di perusahaan bonafit via email ada beberapa panggilan buat interview cuma lumayan jauh kadang gue ambil tuh kesempatan.
lama-lama ngerasa bosen juga dengan kerjaan yang sekarang. pas buka -buka tuh situs loker ternyata eh ternyata... GI lagi buka pendaftaran "pramugari reguler" hemm.. berhubung pramugari cita-cita gue pas TK jadi gue nyoba lah buat apply kesana.
Pas pertama masuk ke web officialnya ternyata harus buat akun khusus gitu buat apply. Hemm.. it's okey lah... mau ga mau... akhirnya pun buat deh tuh akun...huft... awalnya rada males sih.. karna ngira awalnya ribet begini. well setelah gue punya akan gue masih harus ngisi idenditas gue... gue mesti upload beberapa berkas.. hemm fotocopy ijasah terakhir dan lain-lainnya... foto up toe yang formal juga harus diupload huft...
okey.. inaf.. akun gue semua beres deh ! setelah itu gue apply di web official nya GI..
setelah beberapa hari gue dapet email balesan dari GI nya yang pertama..
next setelah gue update resume gue ada balesan lagi dehh..
kemudian gue dapet lagi balesan nya yang ketiga ni
ternyata eh ternyata gue masuk qualifikasi pramugari reguler nihh no tes 0136 ... hihi.. agak sedikit memerah muka gue pas baca ... hehe.. dan ngarep banget buat dapet email selanjutnya...
wihhh bak gayung bersambut....
tonenot nenotttt ... tunenot nenot........ (bunyilah hape gue)
wowww .... amazing....
gue sempet percaya ga percaya gitu pas baca email...
hihi ... ini beneran ga sih ???
sempet ngangka kalo ini penipuan atau beneran gitu...
eh gue coba cek telvon langsung ke Panitia Recruitment GI nya dan ternyata bener
wowww...
Alhamdulilah gue dikasi kesempatan buat ikut tes seleksi tahap awal... Praise to be Allah...
Langganan:
Komentar (Atom)




